Sinopsis
Yasmin (Clara Bernadeth) bahagia mengelola penginapan kecil di Solo bersama Darto (Donny Damara), yang dipanggilnya pakde, Kebahagian Yasmin terusik dengan kedatangan Hardiman (Indro Warkop), ayahnya, mantan penari legendaris. Hardiman pulang dalam kondisi demensia. Yasmin sukar menerima kedatangan ayahnya, yang meninggalkan dia dan ibunya begitu saja tanpa penjelasan. Bertahun-tahun. Darto bercerita bahwa Hardiman, Switche, ibu Yasmin, dan dirinya adalah tiga sahabat penari wayang orang. Hardiman dan Switce terkenal sebagai pasangan penari legendaris yang memerankan Gatotkaca dan Pergiwa. Yasmin akhirnya bisa menerima ayahnya dan membantu untuk mulai mengingat siapa Yasmin dan Switce. Suatu ketika Yasmin menemukan sebuah robekan foto waktu kecil yang di sisi belakangnya tertulis "Cinta tidak harus memiliki". Meninggalnya Darto membuka rahasia yang ada, setelah Yasmin menemukan sobekan foto lain yang tersimpan dalam buku catatan Darto. Ini jawaban siapa sebenarnya Yasmin.
Pemain & kru
- Endah Laras sebagai Yu ParniPemeran
- Herwin NoviantoSutradara
- Gunung Nusa PelitaPenata kamera
- Hengky YoumanPenata artistik
- Handi IlfatPerekam suara
- MardiansyahPenata gambar
- Wina Marino sebagai Sita (Switce), ibu YasminPemeran
- Herwin NoviantoPenulis skenario
- Fryslya LegowoPenata rias
- Hebat FatahillahPenata musik
- Dwi Windarti sebagai WatikPemeran
- Gunawan RaharjaPenulis skenario
- Siti Rodiah WattabPenata busana
- Demas NarawangsaPenata musik
- Clara Bernadeth sebagai YasminPemeran
- Raja Esa RomindoPengarah pemilihan pemeran