Metodologi

Bagaimana data Tayang dibuat.

Sumber, model, dan keterbatasan — terbuka.

Tayang menggabungkan beberapa sumber data publik untuk membangun satu lapisan antarmuka untuk industri film Indonesia. Halaman ini menjelaskan dari mana setiap angka berasal, bagaimana kami menormalisasinya, dan apa yang tidak dapat kami klaim.

Sumber primer

  • filmindonesia.or.id — dioperasikan oleh Yayasan Konfiden. Sumber terotoritasi untuk admissions tahunan film Indonesia sejak 2007. Top-15 per tahun terbit publik. Tayang scrape menghormati robots.txt + 2 detik per request.
  • IDX KMS disclosures — laporan keterbukaan informasi dari operator bioskop publik di Bursa Efek Indonesia (NETV, FILM, dll.) untuk admissions quarterly dan jumlah layar.
  • Pengungkapan resmi cinema chain — rilis pers, laporan tahunan, dan komunikasi resmi dari Cinema XXI, CGV Indonesia, Cinépolis Indonesia, dan operator lain.
  • TMDB — metadata sekunder (poster, sinopsis, kredit) dengan atribusi sesuai TMDB API Terms.

Model estimasi harian

Karena sumber primer (filmindonesia) hanya menerbitkan total tahunan, Tayang membangun model estimasi harian untuk film yang sedang tayang berdasarkan:

  1. Producer-claim baselines — angka yang dirilis publik oleh produser dan rumah produksi (biasanya pencapaian milestone seperti "1 juta penonton").
  2. Cross-validation IDX — disclosure operator publik berfungsi sebagai cross-check.
  3. Kalibrasi historis — model dikalibrasi terhadap total tahunan filmindonesia setelah arsip tahun tersebut diterbitkan.

Model ini akan terus disempurnakan. Saat ini estimasi harian ditampilkan tanpa interval kepercayaan eksplisit; v2 metodologi akan menambahkan rentang kepercayaan ±N% di setiap tile KPI dan chart.

Apa yang kami akui

  • Estimasi harian Tayang adalah estimasi, bukan tiket terhitung. Untuk angka definitif, selalu rujuk filmindonesia arsip tahunan (terbit ~Q1 tahun berikutnya).
  • Cakupan film impor (Hollywood, K-content, dll.) lebih dangkal dibanding film lokal — filmindonesia hanya melacak film Indonesia. Untuk impor kami bergantung pada disclosure cinema chain.
  • Geo-precision lokasi bioskop berasal dari seed data; baris tertentu sintetis dan menunggu verifikasi lapangan. Halaman per bioskop tidak menyertakan geo LocalBusiness JSON-LD sampai data divalidasi.
  • Pre-2007: arsip filmindonesia daring dimulai 2007. Data sebelum itu (AADC1, Petualangan Sherina, Pengabdi Setan asli, dll.) sedang dimasukkan via TMDB sebagai archived entries tanpa data admissions.

Update cadence

Halaman home dan film: ISR setiap 5 menit. Halaman insights tahunan (market-share): cache 24 jam. Daily ingest dari filmindonesia berjalan 06:00 WIB tiap pagi. Untuk timeline rilis lengkap dan status pipeline, lihat /sources.

Pertanyaan tentang metodologi atau permintaan akses data mentah? Kirim email ke hello@tayang.co.