

Kerasnya persaingan hidup menyisakan orang-orang kalah di Kampung Tirang. Mereka diliputi pesimisme dan perasaan takut kepada Darso, juragan kaya yang memberi mereka 'kehidupan'. Pakel, sarjana penjilat di lingkaran Darso, dengan pintar membuat warga kampung makin bermental kerdil. Situasi tersebut memudahkannya untuk terus mengeruk keuntungan. Setitik optimisme dan harapan untuk lepas dari kehidupan tanpa daya hadir pada Turah dan Jadag. Peristiwa-peristiwa yang terjadi mendorong Turah dan Jadag untuk melawan rasa takut yang sudah akut dan meloloskan diri dari narasi penuh kelicikan. Ini adalah usaha sekuat daya dari mereka, orang-orang di Kampung Tirang, agar mereka tidak lagi menjadi manusia kalah, manusia sisa-sisa.
Penonton kumulatif sejak rilis
Be the first to rate this film
No public reviews yet.