Sinopsis
Risang Wisangko (Slamet Rahardjo), kolektor barang antik, meninggal dunia. Dalam wasiatnya, ia minta tempat tinggalnya direnovasi jadi museum terbuka untuk umum. Nina (Shareefa Daanish), pemilik perusahaan renovasi, menunjuk Sandra (Ullu Triani), Hanna (Susan Sameh), dan David (Ajil Ditto) menangani proyek itu. Prof Dirga (Joseph Kara) dan Mayang (Sahila Hisyam), asistennya, bertugas mengurus barang-barang antik yang akan dipamerkan. Mereka menemukan berbagai pusaka di rubanah rumah itu. Mayang mengenali sebuah keris terkutuk di masa lampau. Sandra mempermainkan keris itu hingga tanpa sengaja tangannya tergores dan berdarah. Anehnya, darah yang menempel pada keris, hilang dihisap oleh keris itu. Suasana mencekam. Mayang bersikeras agar mereka keluar dari ruang itu. Kejadian aneh mulai terjadi. Sandra kesurupan. Keadaan semakin tak terkendali.
Pemain & kru
- Ully Triani sebagai SandraPemeran
- Rizal MantovaniSutradara
- Yadi SugandiPenata kamera
- T moty d SetiantoPenata artistik
- TrisnoPerekam suara
- GandahartaPenata gambar
- Susan Sameh sebagai Hanna TrinitaPemeran
- Husein M AtmodjoPenulis skenario
- Nara AnindyagunaPenata musik
- Prodigihouse PostproductionPenata warna
- Coki Anwar sebagai DarmoPemeran
- Ajeng NurlitaPengarah pemilihan pemeran
- Mohamad Ikhsan SungkarPenata suara
- Shofia Shireen sebagai Bian WisangkoPemeran
- Fahmi AgelanPengarah pemilihan pemeran
- Slamet Rahardjo sebagai Risang WisangkoPemeran