Poster film Penganten Sunat
Film LokalConcludedKomedi

Penganten Sunat

Production
Rapi Films
Director
Rako Prijanto
Released
25 Nov 2010
Runtime
83 min

Japra (Amink) perjaka dari Kampung Pasir yang mempunyai masalah hidup yang sangat berat. Sebuah insiden dimasa kecil yang melibatkan patil ikan lele, alat kelaminnya menjadi berukuran super duper kecil Padahal Japra mempunyai cita- cita dalam hidupnya yaitu ingin menjadi pengantin, dan syaratnya harus disunat Ia menjadi bahan celaah warga kampung terutama Sukri, Marwan, dan Juhi. Padahal mereka bertiga juga mempunyai masalah lemah syahwat hingga mereka ditekan oleh istri-istri mereka Lela, Jum dan Tiwi. Satu- satunya orang terdekat Japra adalah Bini (Mita The Virgin) yang mempunyai masalah krisis identitas. Dia merasa adalah lelaki yang terperangkap dalam tubuh perempuan. Tapi dalam hatinya ia diam- diam mencintai Japra Cerita bermula saat japra berkenalan dengan Srimpi (Dara The Virgin), seorang gadis cantik. Dan mereka pun saling jatuh cinta. Srimpi pun menjadi idola para lelaki Kampung Pasir. Hal ini tentu saja membuat berang para istri Namun bukan Lela namanya bila tidak mencari akal. Dengan desakan Lela, ia berhasil membujuk Japra untuk segera menikahi Srimpi. Di saat pernikahan digelar, giliran para suami mempermalukan Japra dengan membuat Srimpi sadar betapa kecilnya alat kelamin Japra. Karena malu Japra pun memilih meninggalkan kampung dan Srimpi. Bini yang mulai cemburupun memanfaatkan keadaan ini untuk membuat hubungan Srimpi dan Japra menjadi renggang Japra bertemu Aheng orang yang bisa merubah alat kelaminnya menjadi super duper besar. Akhirnya ia berani pulang kampung untuk merebut hati Srimpi kembali. Tetapi kepulangannya justru membawa masalah. Ia menjadi idola para istri dan ini membuat hati Srimpi menjadi cemburu.

Total Admissions
penonton
Est. Gross
@ Rp 18,000 ATP
Days on Screen
5634
Tayang Audience
0 ratings

Cumulative Admissions

Penonton kumulatif sejak rilis

Admissions data is being ingested. Check back within 24h.

Reviews · Tayang Community

Be the first to rate this film

Loading...

No public reviews yet.

BagikanLINE