

Pada 1960an Siman (Gunawan Maryanto) melihat pengambilan gambar pendaratan manusia di bulan oleh kru asing. Namun, Siman justru ditangkap dan dipotong lidahnya. Sejak saat itu, hidup Siman bergerak lambat. Ia menjalani hidupnya seperti astronot yang sedang berada di ruang angkasa. Penduduk desa bahkan menganggap Siman gila, karena Siman membangun bangunan mirip roket di belakang rumahnya
Penonton kumulatif sejak rilis
Be the first to rate this film
No public reviews yet.