

Rektra (Anjasmara) pernah diakui sebagai penulis skenario terbaik dan paling menjanjikan, dia pun meraih kesuksesan terus-menerus. Dia bisa memilih bekerja kapan pun dan di mana pun dia mau. Namun, seiring berjalannya waktu, bakat dan hasratnya terhadap film tampaknya memudar. Dia mulai berpikir bahwa membuat film horor sensual murah akan lebih menguntungkan bagi hidupnya. Untuk mengatasi keterpurukannya, dia mencoba menciptakan mahakarya abadi yang terinspirasi oleh pacarnya, seorang aktris. Melalui pacarnya, dia bertemu perempuan lain yang tidak memiliki jiwa. Selama proses mengenalnya, Rektra menyadari gairah terbesarnya tersulut.
Penonton kumulatif sejak rilis
Be the first to rate this film
No public reviews yet.