tayang.co
Cinema Intelligence
Discover
HomeMoviesInsightsCinemasCompare
Insights
Market ShareTalent
Personal
WatchlistMy Ratings
⌘K
Jelajahi
  • Film
  • Sedang Tayang
  • Akan Tayang
  • Bioskop
  • Bandingkan
Insights
  • Industri
  • Market Share
  • Glossary
  • Film 2025
  • Film Horor
Tayang
  • Tentang
  • Metodologi
  • Sumber Data
Kontak
  • hello@tayang.co
  • @tayang_id
  • GitHub
tayang.co© 2026 Tayang. Free during preview. Data: filmindonesia.or.id, IDX KMS, chain disclosures.
  • Home
  • Movies
  • Insights
  • Cinemas
  • Profile
Poster film Cahaya dari Timur: Beta Maluku
Film LokalConcludedDrama

Cahaya dari Timur: Beta Maluku

Production
Visinema Studios
Director
Angga Dwimas Sasongko
Released
1 Jan 2014
Runtime
150 min

Awal tahun 2000, Sani Tawainela, mantan pemain Tim Nasional U-15 Indonesia di Piala Pelajar Asia tahun 1996 yang gagal menjadi pemain professional mengalami guncangan besar. Sani menyaksikan tertembaknya seorang anak dalam sebuah kontak senjata di Ambon. Sani yang kembali ke Tulehu, desa kelahirannya yang berjarak 25 kilometer dari kota Ambon dan menyambung hidup sebagai tukang ojek menyaksikan keterlibatan anak-anak dalam konflik agama di Maluku. Sani lalu mengadakan latihan sepak bola untuk mengalihkan perhatian anak-anak atas konflik. Sani mengajak Hari Lestaluhu, mantan pemain sepak bola professional yang pulang kampung akibat cidera. Sani mengajak Hari untuk membentuk sebuah sekolah sepak bola sederhana berbekal pengetahuan mereka. Di tengah situasi yang kacau dan dengan segala keterbatasan ekonomi, Sani bertahan melatih anak-anak selama bertahun-tahun. Di tahun 2006 kondisi Maluku mulai kondusif. Sekolah sepak bola yang dirintis Sani dan Hari masih berjalan. Anak-anak yang mereka latih tumbuh menjadi pemain-pemain sepak bola muda berbakat. Tapi, Sani dan Hari mengalami pecah kongsi, Hari mendaku bahwa sekolah sepak bola itu adalah miliknya dan keluarganya, Sani marah besar dan mengundurkan diri. Dalam sebuah kompetisi antar kampung Tim Sani berhadapan dengan Tim Hari di babak final. Tim Hari berhasil keluar sebagai juara, namun Sani yang ditunjuk untuk melatih kesebelasan Maluku. Setelah melewati sekelumit persoalan, tim akhirnya bisa diberangkatkan mengikuti kompetisi nasional di Jakarta. Namun, keputusannya membaurkan anak-anak yang berbeda agama dalam satu tim justru menyebabkan perpecahan.

Total Admissions
—
penonton
Est. Gross
—
@ Rp 34,000 ATP
Days on Screen
4501
Tayang Audience
—
0 ratings

Cumulative Admissions

Penonton kumulatif sejak rilis

Admissions data is being ingested. Check back within 24h.

Reviews · Tayang Community

Be the first to rate this film

Loading...

No public reviews yet.

BagikanLINE