Sinopsis
Lima tahun sejak Siena (Natasha Wilona) memiliki kemampuan melihat tanda kapan seseorang akan mati, ia masih diliputi rasa takut. Hal itu dia sembunyikan dari kedua sahabatnya, Windy (Marsha Aruan) dan Rio (Giulio Parengkuan). Siena hanya bercerita pada Naya (Acha Septriasa), dosen dan psikolog klinis di kampus. Suatu hari, sebuah kematian terjadi di kampus, namun kali ini Siena tidak melihat tanda apa-apa. Peristiwa tersebut membuat Naya kembali ke kampung halamannya, Desa Remetuk, untuk bertemu dengan Laras (Ratu Felisha). Berbekal pesan yang ditinggalkan, Siena berhasil ditemani Windy dan Rio pergi ke Desa Remetuk. Menjelang musim panen, di Desa Remetuk selalu terjadi percobaan bunuh diri, tapi Siena yang ingin menolong tak pernah bisa melihat tanda-tandanya. Siena, Windy, Rio, Naya, dan Laras, tak dapat lari dari kutukan tersebut: keinginan bagi setiap dari mereka untuk tahu dan menentukan kapan diri sendiri akan mati.
Pemain & kru
- Pritt Timothy sebagai RahmatPemeran
- Anggy UmbaraSutradara
- Asep KalilaPenata kamera
- Achim NadivKepala departemen pencahayaan dan listrik
- Astrid SambudionoPenata rias
- M Syahrizal FahleviPerekam suara
- Firdauzi TrizkiyantoPenata gambar
- Ruth Marini sebagai Ibu SekarPemeran
- Bounty UmbaraSutradara pendamping
- Yayat IbrahimOperator kamera
- Aldie HarraPenata busana
- Ricky LionardiPenata musik
- Azka Ammar KusumaPenata gambar
- Ence Bagus sebagai SenoPemeran
- Vindri MoestriaAsisten sutradara 2
- Stephanie MariaAsisten kamera